Tips Membeli Rumah di Kawasan Perumahan

Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Memilih Sebuah Perumahan

Untuk pembaca yang saat ini sedang mencari rumah, khususnya dikawasan sebuah perumahan, sebaiknya pemilihan rumah dilakukan secara teliti. Dalam hal ini artinya adalah anda jangan memutuskan membeli perumahan tanpa mempertimbangkan beberapa hal yang sangat krusial dalam memilih sebuah perumahan. Membeli rumah kadang juga disebut membeli masa depan yang relatif panjang ke masa mendatang. Inilah yang mengharuskan kita menjad lebih teliti, mengingat menyangkut memilih rumah tinggal apabila memutuskan tanpa pertimbangan yang benar benar matang, maka kita harus teliti benar dalam memilih dan membeli rumah tinggal. Nah Karena itu, berikut berikut ada beberapa tips memilih sebuah perumahan yang tepat bagi anda :

  • Akses yang mudah ke lokasi perumahan
  • Letak dan posisi perumahan dekat dengan banyak fasilitas umum dan komersial.
  • Fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di dalam perumahan.
  • Reputasi Developer/Pengembang Perumahan di mata masyarakat.
  • Sistem Keamanan dan Kebersihan Lingkungan Perumahan
  • Infrastruktur di dalam kompleks perumahan.
  • Unit rumah di dalam kompleks perumahan sudah rapi dan berpenghuni.
  • Tersedia rumah contoh

Akses yang mudah ke lokasi perumahan.

tips memilih sebuah perumahan lokasiGambar

1  Aksesibilitas Lokasi Perumahan

Pertimbangan pertama tentu adalah aksesibilitas. Lokasi perumahan yang baik dan bagus adalah lokasi yang mudah diakses dari berbagai jalan. Ada banyak jalan alternatif yang dapat ditempuh untuk menuju lokasi perumahan tersebut.

Tidak jarang, posisi lokasi perumahan yang dijual berada di pinggir jalan raya, Yang pastinya kedepan akan banyak transportasi umum yang melalui lokasi perumahan tersebut. Selain itu juga perlu diperhatikan mengenai bagaimana kondisi jalan tersebut, apakah kondisinya bagus dan juga lebar.

2. Letak perumahan berada di area berbagai fasilitas umum dan komersial

Tips memilih sebuah perumahan yang kedua adalah lokasi. Perumahan yang dianggap ideal yaitu yang lokasinya minimal dekat dengan berbagai fasilitas umum dan komersial, seperti : pusat perbelanjaan, pasar tradisional, sekolah/perguruan tinggi, bank/ATM, rumah sakit, jalan tol, kantor polisi, kantor pemerintahan, dll.

Ada kemungkinan tidak semua perumahan berada dekat dengan fasilitas tersebut, namun anda dapat menilai sendiri fasilitas-fasilitas apa yang memang sangat perlu bagi anda sehubungan dengan niat anda untuk membeli rumah di perumahan tersebut.

3. Fasum atau Fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasos) di dalam perumahan

Selain fasilitas yang ada di luar perumahan, maka yang ini adalah fasilitas yang ada di dalam perumahan itu sendiri. Fasilitas umum dan fasilitas sosial  yang umum yang sangat sering dijumpai adalah rumah ibadah, lokasi untuk taman bermain, taman kompleks perumahan, sarana olah raga (jogging track, lapangan olah raga indoor, lapangan olah raga outdoor), serta lainnya.

Disamping kelengkapan fasilitas perumahan tersebut, anda juga perlu melihat apakah fasilitas umum tersebut masih terawat dengan baik atau malah sudah banyak yang rusak. Dari sini kita akan dapat melihat apakah pihak developer mengelola dan menjaga lingkungan perumahan dengan baik.

4. Reputasi Developer/Pengembang Perumahan Yang sudah terbentuk

Tips selanjutnya untuk memilih sebuah perumahan adalah melihat reputasi developer di mata masyarakat. Reputasi sebuah developer atau Pengembang perumahan dapat diketahui dari proyek perumahan mereka sebelumnya. Apakah hasil penjualan rumah dari project mereka tersebut memiliki kesan/citra yang baik di masyarakat atau sebaliknya. Semua in dapat dilihat atau didengar dari informasi yang beredar di masyarakat, khususnya para penghuni perumahan tersebut.

Biasanya, pengembang perumahan yang mengerjakan beberapa proyek perumahan di dalam satu wilayah yang sama, pasti akan berusaha menjaga reputasinya. Karena kalau tidak, resiko besar akan mereka terima, yang berimbas kurang lakunya penjualan mereka karena masyarakat yang sudah antipati dan kurang percaya terhadap developer tersebut.

Bagi kita selaku konsumen, developer yang sudah memiliki beberapa perumahan, akan memudahkan jikalau nantinya ada komplain terkait unit rumah yang sudah mereka beli. Pembeli rumah perumahan akan dapat mengetahui kemana mereka akan mengadukan keluhan/komplain mereka jika ada sesuatu yang mengganggu.

Sebenarnya yang menjadi masalah adalah bagaimana jika proyek perumahan yang akan anda beli adalah proyek perumahan pertama dari developer tersebut. Jadi ini merupakan percobaan developer baru yang apapun resikonya harus siap ditanggung oleh pembeli perumahan tersebut.

tips membeli rumahSebagian pengembang perumahan yang membangun perumahan, khususnya yang sedang dalam proses pembangunan perumahan, sebagian rata-rata tidak melakukan finishing akhir untuk jalannya.  Yang dimaksud adalah kondisi dimana jalan masih tahap belum 100% fix (kebanyakan masih berupa lapisan batuan). Alibi dari developer kenapa mereka belum menyelesaikan jalan dalam kompleks itu adalah karena masih tahap pembangunan, sehingga dikhawatirkan nantinya jalan akan rusak lagi. Sepintas alasan ini memang masuk akal.

Jika anda menemui hal seperti di atas, anda harus dapat memastikan bahwa developer akan memenuhi janjinya untuk menyelesaikan jalan dalam kompleks dengan baik.

Selokan

Anda harus perhatikan bahwa kompleks perumahan memiliki drainase/selokan.

Sistem drainase di dalam perumahan ada 2 macam, yaitu: Sistem Drainase Terbuka dan Sistem Drainase Tertutup.

Sistem drainase terbuka.

Pada sistem ini, drainase/selokannya dapat terlihat dengan jelas. Selokannya ini akan melewati setiap unit rumah.

Sistem drainase tertutup.

Pada model seperti ini, drainase atau selokan tidak terlihat karena terletak di bawah taman atau jalan perumahan. Sistem ini biasanya menggunakan riol beton dengan diameter bervariasi tergantung lokasi drainasenya.Riol di bagian hulu (elevasi teratas di kompleks perumahan) berdiamater lebih kecil dibandingkan di bagian hilir (elevasi terendah di kompleks perumahan).Dengan sistem drainase tertutup, maka ada bak kontrol yang ditempatkan tiap 2 unit rumah (tergantung pada lebar unit rumah).

Tips memilih sebuah perumahan

Unit rumah di dalam kompleks perumahan sedikit yang terlihat kosong dan tak terawat.

Dengan sedikitnya rumah yang kosong dan tak terawat secara langsung menunjukkan bahwa perumahan ini cukup laku dan nyaman untuk ditinggali.

 Tersedia Rumah Contoh.

Dengan adanya rumah contoh, sedikit banyak dapat memberi gambaran bagi calon pembeli tentang kondisi real unit rumah, secara eksterior maupun interior. Dengan adanya rumah contoh, akan memberi gambaran tentang ukuran tiap ruang-ruang rumah dan perabot/furniture yang dapat disusun di dalam masing-masing ruang.

Lihat potensi kawasan di sekitar perumahan untuk berkembang lebih ramai lagi.

Tips memilih sebuah perumahan yang terakhir adalah melihat potensi kawasan perumahan. Salah satu cara yang paling mudah untuk melihat suatu kawasan akan berkembang lebih maju lagi atau tidak adalah dengan melihat posisinya terhadap gerbang jalan tol. Lokasi yang dekat dengan akses jalan tol pada umumnya akan memiliki potensi untuk menjadi berkembang. Dengan adanya akses tol, akan memudahkan untuk mobilisasi untuk menuju berbagai arah tujuan.

Demikianlah uraian beberapa tips memilih dan membeli rumah di sebuah perumahan yang perlu diperhatikan. Uraian di atas kami buat berdasarkan pengalaman kami baik sebagai konsumen (pembeli unit rumah di perumahan), dan juga sebagai orang yang pernah bekerja di developer perumahan. Semoga bermanfaat terutama bagi anda yang sedang berencana membeli rumah di perumahan yang anda idam-idamkan.

Leave a Reply